Minggu, 29 Januari 2012

Keanekaragaman Amfibi di Kawasn Lindung Sungai Lesan Kaltim

Penelitian mengenai keanekaragaman jenis amfibi dilakukan pada tanggal 31 Juli-19 Agustus 2010 di Kawasan Lindung Sungai Lesan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Pengambilan data dilakukan pada tiga plot pengamatan yaitu Anak Sungai Lejak, Sungai Lejak dan Sungai Lesan. Metode yang digunakan adalah Visual Encounter Survey (VES) pada habitat terestrial dan akuatik. Data yang diambil meliputi jenis amfibi, jumlah individu tiap jenis, ukuran snout-vent length yaitu panjang tubuh dari moncong hingga kloaka, jenis kelamin, waktu saat ditemukan, perilaku dan posisi satwa di lingkungan habitatnya.

Berdasarkan pengamatan dijumpai 31 jenis amfibi dari 5 famili yaitu Bufonidae (5 jenis), Megophryidae (4 jenis), Microhylidae (3 jenis), Ranidae (11 jenis), dan Rhacophoridae (8 jenis). Dari total 217 individu yang ditemukan yang terdiri dari 31 jenis, famili Ranidae memiliki jumlah individu terbanyak (75,11%) dan jumlah individu yang paling sedikit ditemukan famili Microhylidae (1,38%). Indeks keanekaragaman jenis (H’) pada habitat akuatik (1.77) lebih tinggi dibandingkan dengan H’ terestrial (1,29). Hal ini dikarenakan jumlah jenis maupun individu yang ditemukan di habitat akuatik relatif lebih tinggi dari pada habitat terestrial. Nilai kemerataan jenis (E) pada habitat akuatik (0,86) lebih tinggi dibandingkan dengan (E) terestrial (0,69).
 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan lindung Sungai Lesan masih menunjang keberagaman amfibi terutama plot pengamatan sungai Lejak yang memiliki keanekaragaman yang cukup tinggi. Oleh karena itu kawasan lindung Sungai Lesan harus mendapat perhatian pengelola kawasan sehingga perlindungan kawasan sangat penting karena kawasan lindung Sungai Lesan memiliki jumlah jenis dan tingkat keanekaragaman yang cukup tinggi.